Dwee Suryo Fun Blogs

Just Another Fun Blogs!!

Pages

Rabu, 21 April 2010 di 09.19 Diposting oleh Dwee Suryo 0 Comments

Dalam beberapa tahun terakhir ini kita dapat melihat bahwa perkembangan komputer jinjing atu yang biasa kita sebut Laptop sangat pesat. Jika dulu kita melihat seseorang membawa Laptop kesannya sangat mewah atau wah ,  sekarang kita dapat melihat bahwa laptop bukanlah barang mewah lagi melainkan seperti suatu barang kebutuhan. Toko-toko komputerpun sekarang menjualnya seperti menjual kacang rebus, dari yang berharga Rp 3juta-an sampai yang berharga Rp 20juta-an puna ada. Nah , karena banyaknya jenis dan merek Laptop yang beredar tersebut saya ingin berbagi tips agar temen-temen dapat memilih Laptop/Notebook sebelum membeli agar pas dengan kebutuhan.


Ukuran :  bagi yang sering bepergian jauh dan mengandalkan Laptop sebagai “asisten pribadi” ada baiknya anda memilih model Subnotebook dengan berat antara 3 pound atau kurang biar ringan dijinjing kemana-mana, seperti Apple’s MacAir  atau Lenovo ThinkPad dengan harga berkisar $1.500 sampai $3.000. Namun jika anda lebih banyak menggunakan Laptop di rumah, sekolah atau kantor ada baik anda memilih seperti Dell Inspiron 1525, HP dv6700 atau Apple MacBook dengan berat 6-5 pound dan harga yang jauh lebih murah sekitar $800 sampai $1.200. Nah bagi temen-temen yang senang berkeliling ber-Hotspot ria lebih baik mencari yang ukurannya lebih kecil lagi dengan harga yang relatif murah seperti ACER Aspire ONE atau HP MiniNote dengan kisaran harga antara 2-5 juta rupiah.
Operating System. Vista Vs XP.  System operasi sangat penting buat mendukung aktivitas anda, karena itu sesuaikan system operasi dengan kemampuan yang anda miliki. Bila anda terbiasa memakai OS Windows XP tentu lebih bijak jika anda memilih Laptop dengan Built in Windows XP. Selain akan lebih mudah mengoperasikannya, anda pun tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi dengan Laptop yang baru saja anda beli. Selain itu anda akan lebih mudah menemukan Laptop dengan Built in Windows XP dibandingkan Vista. Perlu diperhatikan juga compabilitas hardware maupun software, dimana Vista masih sering menemui masalah (tidak kompetibel) dengan dengan add-on hardware maupun softaware.
Memory : Jika anda membeli Laptop Apple, dua gigabytes sudah tersedia secara built in. Ini. Tapi bila anda ingin memakai Windows Vista maka untuk mendapatkan performa terbaik, sedikitnya anda membutuhkan tiga gigabytes memory.

Processor : untuk keperluan office sehari-hari, dual-core prosessor tentu sudah cukup baik. Lain lagi bila anda berencana memakai Laptop untuk main game, maka pilihlah prosessor yang lebih tinggi.




Storage : Jika anda ingin menjadikan Laptop sebagai komputer utama yang mendukung kerja atau aktivitas anda sehari-hari, maka 160 gigabyte hardisk lebih dari cukup. Lebih besar tentu lebih baik, tapi ada baiknya sesuaikan dengan kebutuhan anda.




Batery life : tak diragukan lagi pilihlah Laptop dengan kemampuan batery yang lama. Jangan sampai baru dipakai 1 jam, harus dicharges.




Ada berbagai macam pertimbangan untuk memilih sebuah Laptop, ketika anda berencana membeli sebuah Laptop, pikirkanlah baik-baik bagaimana dan untuk apa anda memakai Laptop. Dengan begitu anda bisa lebih focus terhadap  satu atau dua pilihan saja yang terbaik buat anda.

Selasa, 13 April 2010 di 08.12 Diposting oleh Dwee Suryo 0 Comments


Dalam protokol jaringan TCP/IP, sebuah port adalah mekanisme yang mengizinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan komputer lainnya dan program di dalam jaringan. Port dapat mengidentifikasikan aplikasi dan layanan yang menggunakan koneksi di dalam jaringan TCP/IP. Sehingga, port juga mengidentifikasikan sebuah proses tertentu di mana sebuah server dapat memberikan sebuah layanan kepada klien atau bagaimana sebuah klien dapat mengakses sebuah layanan yang ada dalam server. Port dapat dikenali dengan angka 16-Bit (dua byte) yang disebut dengan Port Number dan diklasifikasikan dengan jenis protokol transport apa yang digunakan, ke dalam Port TCP dan PortUDP. Karena memiliki angka 16-bit, maka total maksimum jumlah port untuk setiap protokol transport yang digunakan adalah 65536 buah.


Dilihat dari penomorannya, port UDP dan TCP dibagi menjadi tiga jenis, yakni sebagai berikut:
  • Well-known Portyang pada awalnya berkisar antara 0 hingga 255 tapi kemudian diperlebar untuk mendukung antara 0 hingga 1023. Port number yang termasuk ke dalam well-known port, selalu merepresentasikan layanan jaringan yang sama, dan ditetapkan oleh Internet Assigned Number Authority (IANA). Beberapa di antara port-port yang berada di dalam range Well-known port masih belum ditetapkan dan direservasikan untuk digunakan oleh layanan yang bakal ada di masa depan. Well-known port didefinisikan dalam RFC 1060.
  • Registered PortMerupakan Port-port yang digunakan oleh vendor-vendor komputer atau jaringan yang berbeda untuk mendukung aplikasi dan sistem operasi yang mereka buat. Registered port juga diketahui dan didaftarkan oleh IANA tapi tidak dialokasikan secara permanen, sehingga vendor lainnya dapat menggunakan port number yang sama. Range registered port berkisar dari 1024 hingga 49151 dan beberapa port di antaranya adalah Dynamically Assigned Port.
  • Dynamically Assigned Port: merupakan port-port yang ditetapkan oleh sistem operasi atau aplikasi yang digunakan untuk melayani request dari pengguna sesuai dengan kebutuhan. Dynamically Assigned Port berkisar dari 1024 hingga 65536 dan dapat digunakan atau dilepaskan sesuai kebutuhan.
Berikut Ini Adalah Beberapa Contoh Dari Welknown Yang Sering kali KitaGunakan  Port Beserta Dengan Fungsi Port-Port tersebut
PortJenis PortKeywordDigunakan oleh
20TCP, UDPftp-dataFile Transfer protocol (default data)
21TCP, UDPftpFile Transfer protocol (control),connection dialog
23TCP, UDPtelnettelnet
25TCP, UDPsmtpSimple Mail Transfer Protocol  alias = mail
53TCP, UDPdomainDomain Name System Server
67TCP, UDPbootpcDHCP/BOOTP Protocol Server
68TCP, UDPbootpcDHCP/BOOTP Protocol Server
69TCP, UDPtftpTrivial File Transfer Protocol
80TCP, UDPwwwWorld Wide Web HTTP
110TCP, UDPpop3PostOfficerotocolversion3(POP3);alias=postoffice
123TCP, UDPntpNetwork Time Protocol; alias = ntpd ntp
220TCP, UDPimap3Interactive Mail Access Protocol versi 3
Berikut Ini pengertian nama-nama kegunaan port tersebut
-          FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internetyang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork
-          SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan salah satu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik di Internet. Protokol ini dipergunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima.
-          HTTP (Hypertext Transfer Protocol, lebih sering terlihat sebagai http) adalah protocol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen.
-          POP3 (Post Office Protocol version 3) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email.
-          IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada.

Sabtu, 03 April 2010 di 04.48 Diposting oleh Dwee Suryo 0 Comments

Heii........Ini postingan pertama saya yang betul-saya buat sendiri nih, yang kemaren-kemaren pada ngopy-paste doank kali ini nyoba buat postingan sendiri ah. Buat temen-temen yang merasa kalo mau shutdown koq ribet ya harus klik START-TURN OFF - SHUTDOWN ini ada sedikit tips untuk membuat ShortCut Shutdown pada windows XP, tinggal klik 2 kali komputer Shutdown deh. Caranya :

1. Buat ShortCut baru atau kalo lgi males edit aja shortcut yang ada (bisa juga dipake ngerjain orang..hehe)

2.Klik kanan Shorcut tersebut lalu pilih properties, Nah lalu timbul properties untuk shortcut tersebut.

3.Pada kolom TARGET , Ganti targetnya menjadi C:\Windows\System32\Shutdown.exe -s -t00
  
   -s  => Perintah yang akan dijalankan oleh shortcut, -s = SHUTDOWN , -r = RESTART
   -t  => Waktu yang dibutuhkan untuk shutdown setelah shortcut di Klik, ganti angka 00 dengan waktu yang                                  diinginkan (dalam Satuan detik 60 = 1menit). jika waktunya 00 shutdown akan segera dilakukan secepat mungkin.

hehe........bisa juga dipake buat ngerjain orang, taruh aja shortcutnya di folder StartUp (Resiko Ditanggung sendiri ya, bukan tanggung jawab penulis) maka setiap windows dinyalakan akan selalu meng-eksekusi Shortcut tersebut, Akibatnya....TADAAA.......Windows akan otomatis mati setelah booting......hehe.........^_^ ini murni cuma buat share pengalaman bukan untuk ngajarin temen2 untuk ngerjain orang...OK!!      

    About Me

    Foto saya
    Balikpapan kota minyak, Kalimantan Timur, Indonesia
    "Selalu Berusaha tuk membuat orang lain tersenyum" "Smile and others will smile at you"

    Followers